;
Dukung Akselerasi Ekspor Komoditas Pertanian, Karantina Pertanian Mamuju Bangun Kerja Sama dengan Instansi Terkait di Sulawesi Barat

Mamuju (9/10)  Sulawesi Barat merupakan penghasil kakao, pisang, kelapa, kopi, sawit, serta hasil bumi lain yang telah banyak diperdagangkan melalui jalur darat maupun laut ke sebagian wilayah di Sulawesi, Kalimantan dan Pulau Jawa. Tidak sedikit pula dari hasil bumi tersebut kemudian diekspor ke berbagai negara, salah satunya minyak sawit yang rutin diekpor ke China setiap bulannya oleh PT. Tanjung Sarana Lestari di Pasangkayu.

Terkait hal tersebut, Kepala Karantina Pertanian Mamuju drh. Akhmad Alfaraby menyambangi beberapa instansi pemerintah daerah yang memegang kebijakan serta berperan penting dalam akselerasi ekspor komoditas pertanian di Sulawesi Barat. Diantaranya Dinas Tanaman Pangan Hortikulturan dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM.

Dari hasil pertemuan singkat dengan para pimpinan OPD tersebut, semua menyambut baik upaya Karantina Pertanian Mamuju untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menggali potensi ekspor produk pertanian di Sulawesi Barat.

Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, selain olahan sawit dan turunannya, Kakao asal Polewali Mandar Sulawesi Barat juga mulai diminati negara Jepang. Begitu pula dengan Briket yang terbuat dari arang tempurung asal Polewali Mandar, juga telah dikirim ke Turki. Hanya saja kendalanya produk tersebut belum diekpor langsung dari Sulawesi Barat akan tetapi hanya menggunakan Surat Keterangan Asal. Salah satu kendalanya dikarenakan adanya keterbatasan infrastruktur, serta sarana dan prasaranan yang belum memadai.

Dari kondisi tersebut, Karantina Pertanian Mamuju mendorong pemerintah dengan membangun regulasi dan komunikasi dengan pihak terkait, sehingga Sulawesi Barat kedepannya mampu melakukan ekspor secara langsung ke negara tujuan. Selain dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha, ekspor juga mampu menambah sumber pendapatan bagi daerah.

Disela kunjungannya tak lupa drh. Akhmad Alfaraby memberikan user dan password aplikasi I-Mace kepada masing-masing pimpinan OPD agar secara langsung dapat melihat potensi serta memetakan sentra dan jenis komoditas unggulan juga negara tujuan ekspor.

#laporkarantina
#karantinapertanianmamuju